Jumat, 26 September 2014

Apologizes

Sorry if i can't be the girl who telling you sweetest story
Sorry if i can't be the girl who write you a love letter all over again
Sorry if i can't be the girl who concern about my beauty items
Sorry if i can't speak with manners, sometimes
Sorry if i can't be the girl who you adore night and day
Sorry if i don't listen any nowadays song
Sorry if i can't sing the way anybody else's sing
Sorry if i don't wear any make ups to impress you
Sorry if i thrown a joke that's not even funny
Sorry if i wrote this, you're stealing my attention anyway




Bandung, 26 September 2014
( ( RUU Pilkada Langsung: sah // RIP Suara Kita ) ) 

Senin, 01 September 2014

Tidurmu

Aku tahu jawaban dari semua ini
Hanya kamu yg tak ada daya untuk berkata sendiri
Terkekang cerita dalam dua
Tak sempat kita bawa menjadi nyata

Kata-katamu menjadi bantal yang menadahi kepalaku
Menjaganya agar tidak terantuk dari kegelisahan
Keberanianmu menyelimuti lantai kebisuan
Menjadi alas setiap resah dalam perjalanan waktu

Alunan syahdu katamu perlahan
Menjadi tatap yang penuh harap, menyaksikan
Sesaat sebelum sendu disongsong nyenyak
Ketika aku meletakkan beban kepadamu tepat di pundak


Bandung, 1 September '14
23:10:08

Sabtu, 12 Juli 2014

It's Officially Inked

it's been two years since saya berkeinginan mempunyai sebuah simbol permanen di badan yang di desain sendiri. selain sebagai suatu tanda simbolik, juga menjadi sebuah apresiasi saya terhadap semesta dan kehebatannya. dua tahun penundaan didorong oleh beberapa hal, alasan sekolah dan faktor akademis diantaranya, kemudian faktor finansial karena saya 'nabung' sendiri untuk mendapatkan tattoo. kemudian nyali. benar-benar butuh nyali dan mental yang siap untuk menjadikan salah satu yang saya tulis dalam daftar cita-cita untuk menjadi kenyataan.
sempat juga niat ini digagalkan dengan berbagai alasan konyol, as stupid as takut ngga punya pacar, susah dapet jodoh, lagi deket sama cowok dan melemparkan pertanyaan "your thoughts on tattooed girl?" dan most of them give a negative point of view.
so how i could be brave enough? sampai akhirnya 'cita-cita' punya tattoo bisa terwujud.
sederhananya, this is my body not yours. saya sudah mengantongi izin dari kedua orang tua, who cares? they're above all of my above. no need to worries about the others opinion. 
bagaimana dengan kaitan pandangan buruk terhadap cowok yang beranggapan negatif terhadap cewek ber'tattoo'? honestly, this is what i scared the most.. bad thoughts on me. tapi tiga sampai empat kali saya berpikir, klise, apa yang salah dengan tattoo? tattoo bukan tabiat. justru akhirnya saya mendapat pelajaran baru: here i have a tattoo, if you sure want to know me, my story, come closer then. if you scared of my tattoo and have a bad thoughts either judgemental mind on me it's your terrible business, not obviously mine :)
jadi kalo tadinya ada yang mendekat kemudian tau saya punya tattoo lantas menjauh, ya saya sudah tidak perlu bertanya-tanya lagi. tattoo ini nantinya jadi tolak ukur seberapa berani dan prinsipil seseorang untuk bergaul dengan saya. let me repeat the biggest cliche of the world "tattoo isn't a crime".
sekarang saya jadi selalu penasaran dengan orang yang mempunyai tattoo, there's always special story behind every tattoo, punya saya juga :)


well i'm gonna tell you about lil philosophy about my tattoo
i use ambigram for my tattoo design (you can google it, about 'ambigram'). 
tulisan yang tertera di tattoo saya EDDY kalau dibaca dari sisi sebaliknya jadi DINI.
that's my parent name. 
kenapa di tangan kiri?
tangan kiri melambangkan hal duniawi,
itu sebabnya kalo diramal umumnya di tangan kiri, 
bukan kanan karena tangan kanan adalah hak Tuhan.
letak tattoo tepat di nadi it's just simply because my heart beats for 'em both. 
warna biru dan tosca, melambangkan udara dan air
yang menjadi sumber kehidupan yang tidak pernah habis.
as well as they are.
So EDDY & DINI won't be separated.
there's nothing more important than EDDY & DINI.
they're my universe, they're one, they're mine, they're my all in all.







"sometimes the nicest people you meet
covered in tattoos
and sometimes the most judgemental
people you meet go to CHURCH on Sundays."

Kamis, 29 Mei 2014

Nikmatilah Lara

Kerling mataku melambat
Malas rasanya untuk terlibat
Mencari arti dari setiap gurat
Kenapa kita pernah saling berkutat?

Bertukar cerita tanpa kata
Bahasa detakmu ku pelajari saat kita berpeluk
Bukan cinta yang sedang kita bahas, bukan pula yang kamu sebut realita
Hanya saja kamu terlanjur menjadi bulan, dan aku sekedar pungguk

Matamu piawai berkias, mengundang irama teduh
Nyaris lepas dari ingatanku kelak satu hari nanti
Kamu tak lagi bisa ku rengkuh
Aku segera menepi, merajut hati

Dini hari yang sering kita sembah
Yang menghantarkan kita bertemu di udara
Yang di ujungnya tak ada lagi "kita", sebab sudah enyah
Tinggal jiwa ku melantun sendu, nikmatilah lara..

Keluh ku berubah menjadi peluh
Kias mu berubah menjadi bias
Aku percaya kamu tidak jauh
Mungkin aku yang kian terhempas

Dedicated to 'that' guy,
Do you ever miss me?